CEO Sōkō Koike dari Oricon Corporation mengalami sesuatu yang sama sekali baru tanggal 22 Februari. Pada Gaon Chart K-Pop Awards yang pertama kali diselenggarakan di Seoul malam itu, Koike menjejak karpet merah. Bagaimana rasanya di depan 150 reporter dan sekitar 300 fans Korea dan Jepang?
“Ini pertama kalinya dalam hidupku aku merasakan seperti itu,” katanya. ”Aku berkata pada diriku sendiri, ‘Jadi ini yang dirasakan bintang yang melangkah di atas karpet merah.’ Aku juga terkejut dengan tepuk tangan yang keras dari fans Korea.”
Oricon adalah perusahaan grup korporasi Jepang yang menyediakan statistik dan informasi musik dan industri musik di Jepang. Oricon chart diakui dan sumber yang terpercaya, bisa dibandingkan dengan UK Chart di Inggris, atau US Billboard.
Diluncurkan tahun 1968, Oricon juga menjadi model ketika format untuk Korean Gaon Chart dibuat.
Sebagai seseorang yang mengobservasi pengaruh tumbuhnya K-pop bertahun-tahun, CEO Koike diwawancarai, dan berdiskusi tentang apa yang beliau lihat sebagai daya tarik cepatnya pertumbuhan dunia K-pop, seperti filosofi di balik Oricon chart yang diakui.
Q. Di penghargaan Gaon K-pop, Anda menghadiahi Girls’ Generation dengan ‘Oricon Special Award’. Apa yang Anda pikir adalah rahasia di balik suksesnya Girls’ Generation di Jepang?
A. Girls’ Generation debut di Jepang lewat pertunjukan mereka di Tokyo Ariake Colosseum.Walaupun itu hanya sebuah pertunjukan live kecil untuk fans yang membeli CD mereka, aku sangat terkejut dengan intensnya remaja perempuan Jepang merespon Girls’ Generation. Tidak ada profesional industri, atau aku, yang pernah membayangkan remaja perempuan bisa merespon girl group seperti itu. Strategi marketing SM Entertainment dan Universal Japan yang menarget fans remaja perempuan, sangat efektif.
Q. Diantara Taeyeon, yang menjadi MC acara, dengan YoonA, yang menjadi presenter penghargaan, siapa yang Anda lebih sukai?
A. Bagiku YoonA (tertawa). Walaupun begitu, semua member memiliki talenta dan kecantikan tersendiri. Itulah yang aku rasakan sebelumnya di pertunjukan live mini mereka, tapi sekali lagi aku bertanya pada diri sendiri, ‘Bagaimana mereka bisa mengumpulkan member seperti ini dalam satu grup?’ Ini sangat mengejutkan. Di Jepang, itu bukan hal yang mudah untuk mengumpulkan sembilan orang seperti mereka. Jujur saja, aku bertemu dengan Lee Soo Man SM Entertainment di Jepang dua tahun yang lalu dan mempertanyakan, ‘Seberapa banyak hal ini akan jadi kenyataan?’ saat ia menjelaskan padaku tentang konsep Girls’ Generation. Sepertinya mimpi itu tercapai sekarang.
Q. Selain artis Korea yang sudah terkenal di Jepang seperti Girls’ Generation, TVXQ, KARA, dan BoA, apakah ada artis atau grup yang Anda antisipasi?
A. Aku sangat terkejut pada acara tadi malam. Artis yang memiliki berbagai macam talenta sepertinya banyak lahir di Korea. Aku bisa merasakan dalamnya K-pop. Secara spesifik, aku melihat pertunjukan live B2ST untuk pertama kalinya kemarin, dan merasa level pertunjukan mereka sangat tinggi. Sangat mengesankan bagaimana mereka menggunakan [setiap bagian dari tubuh mereka] ke ujung jemari untuk mengekspresikan diri. Konsep visual T-ara dan lagu techno pop dance unik. Aku percaya T-ara akan bisa meraih popularitas lebih besar di Jepang.
Q. Girl group perwakilan Jepang adalah AKB48. Apa yang AKB48 punya dan tak dimiliki girl group Korea?
A. Bahkan selama masa debut mereka, mereka masih amatir. Walaupun begitu, Jepang memiliki kultur unik bahwa kami menikmati melihat idol tumbuh dan berkembang (seiring berjalannya waktu). Aku merujuk pada kenikmatan melihat setiap tarian, vokal, atau visual setiap member meningkat perlahan tapi pasti. Selain itu fans (di Jepang) mengadakan pemilihan tiap tahunnya, dimana mereka berpartisipasi menentukan aktivitas artis berikutnya. Lewat proses seperti ini, jumlah fans berkembang. Produser AKB48 menjelaskan bahwa konsep awalnya adalah ‘idol yang kau rasa bisa kau temui sewaktu-waktu’. Bahkan sekarang, jika kalian membeli tujuh CD mereka, kalian bisa berjabat tangan dan berbicara dengan mereka selama 10 detik.
Q. Oricon Chart adalah salah satu yang dihargai dan dilaporkan hampir tiap hari oleh media Korea. Ada yang menyebut itu karena namanya (‘Original Confidence’). Apa rahasianya?
A. ‘Oricon’ memiliki satu arti lagi, yaitu ‘Consumer Oriented’. Artinya melihat sesuatu dari perspektif konsumen, dan membantu mereka melihat sesuatu yang tak bisa mereka lihat sebelumnya. ‘Secara akurat menelusuri banjir berita dan distorsi informasi untuk menyajikan data yang dapat dipercaya’ – inilah filosofi Oricon.
Source & Image : MoneyToday StarNews via Nate via allkpop translated by: evillya@hallyucafe

